Kiprah Ekstrakurikuler
Kandangan (29/07/23) Keberadaan ekstra kurikuler Pencak Silat yang ada di SMP Negeri 2 Kandangan dimulai dari tahun 1999. Saat itu SMPN 2 Kandangan yang masih berumur dua tahun belum banyak ekstra kurikuler yang bisa diadakan karena tenaga pembina yang terbatas. Dengan hadirnya bapak Sugiarto, S.Pd sebagai guru baru yang mempunyai lisensi pelatih pencak silat, maka Kepala Sekolah SMPN 2 Kandangan yang saat itu dijabat oleh bapak Drs. Sutrisno meminta bapak Sugiarto untuk melatih pencak silat di SMPN 2 Kandangan.
Dengan berjalannya waktu, kegiatan ekstra kurikuler pencak silat yang ada di SMPN 2 Kandangan berjalan sangat pesat, sehingga banyak peserta didik yang tertarik mengikuti kegiatan ekstra kurikuler pencak silat. Latihan pencak silat diadakan 3 kali dalam satu minggu yaitu hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Anak anak yang sudah menuntaskan semua materi dan dianggap mampu, bisa membantu bapak Sugiarto, S.Pd dalam melatih adik adiknya. Dengan sudah banyaknya anak anak alumni yang bisa melatih pencak silat, sehingga kegiatan ekstarkurikuler semakin tumbuh berkembang. Sehingga Pencak Silat yang semula dirintis oleh bapak Sugiarto, S.Pd di SMPN 2 Kandangan tumbuh berkembang diwilayah kecamatan Kandangan
Pada saat IPSI atau Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengadakan Kejuaraan Pencak Silat, SMPN 2 Kandangan sering mengirim atlit atlit pencak silatnya. Dan tidak jarang kontingen atlit pencak silat SMPN 2 Kandangan membawa pulang medali, baik itu medali emas, medali perak, maupun perunggu.
Saat ini para pelatih yang masih eksis membantu kegiatan ekstra kurikuler Pencak Silat di SMPN 2 Kandangan ada sepuluh orang yaitu mas Agung Ristama sebagai ketua pelatih, dibantu mas Edi, mas Gunadi, mas Isa, mas Farel, mas Aan, mas Romli, mbak Abia, mbak Eka, dan mbak Nelisa. Terkadang juga dibantu para pelatih dari luar sekolah yang peduli terhadap kegiatan pencak silat. Peserta ekstra kurikuler Pencak Silat di SMPN 2 Kandangan saat ini ada 60 peserta. Semoga pencak silat sebagai budaya asli warisan leluhur bangsa Indonesia semakin berkembang.
by: isa